PT Vale Indonesia

Petani Kuat, Sertifikat Beras Organik Didapat

Jumat, 10 September 2021
panen-raya.jpg
Dokumentasi Vale
Panen raya pertanian sehat ramah lingkungan

PT Vale Indonesia (Vale) terus mewujudkan komitmennya dalam berkontribusi kepada masyarakat dengan melakukan pembinaan kepada petani yang awalnya secara konvensional kini menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI) organik. Sistem ini merupakan usaha tani yang dapat menghemat penggunaan input seperti benih, air, pupuk kimia dan pestisida kimia melalui pemberdayaan petani dan kearifan lokal. Dengan sistem ini, menghasilkan produksi yang lebih banyak dan menghasilkan beras organik.

Para petani binaan mengakui bahwa pendampingan yang dilakukan Vale sangat bermanfaat bagi peningkatan produksinya. Para petani bersyukur mendapat banyak pengetahuan tentang bagaimana bertani SRI organik yang berdampak pada peningkatan produksi. Selain itu, masa panennya meningkat menjadi dua kali setahun, dan sekali panen mampu memproduksi beras sehat sekitar 7 ton untuk lahan satu hektare, hampir dua kali lipat dibandingkan padi konvensional.

Merayakan hasil tersebut, Komunitas Petani Organik Mahalona Raya (Kopi Gemara) di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur menghelat Panen Raya. Pada acara ini, juga diselenggarakan lokakarya yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kabupaten Luwu Timur, kepala desa serta dan Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP3K).

Vale mengungkapkan bahwa sejak 2015 pihaknya berkomitmen mengembangkan pertanian secara berlanjutan melalui Program PPM dan Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM) yang bersinergi dan berkolaborasi dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi. Secara bersama, mereka memberikan pendampingan teknis dan kelembagaan terhadap pelaku usaha tani organik dengan sistem SRI. Sistem ini memberi banyak manfaat selain ekonomis juga menjaga ekologi agar terus lestari.

Dalam menyukseskan program budidaya padi SRI organik untuk menuju pertanian sehat ramah lingkungan dan berkelanjutan, Vale tidak hanya berfokus dalam melakukan transfer pengetahuan dan teknologi kepada petani, atau memenuhi kebutuhan sarana pertaniannya saja, tetapi juga perlu menyiapkan sistem pendukung yang terintegrasi sehingga tercipta masyarakat yang mandiri khususnya bagi masyarakat tani. Dalam upaya penyiapan sistem tersebut, Vale memutuskan untuk melakukan penguatan kapasitas kelembagaan pelaku tani yang ada, serta membangun jejaring kemitraan strategis dengan pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Di internal petani misalnya, dilakukan serangkaian upaya edukasi dan pendampingan hingga terbentuk hubungan sosial yang positif antar sesama petani pelaku SRI organik. Hubungan ini mencakup saling melakukan pembelajaran bersama, merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi tahapan proses bersama. Dari hubungan tersebut terbentuk perubahan yang baik dari sisi perilaku, para petani pelaku SRI Organik mulai melakukan upaya memperkuat dirinya, dibanding menggantungkan kepada pihak luar dalam melakukan pola penanaman budi daya padi SRI Organik. Kemudian juga timbul inisiatif dari para petani untuk membentuk media berkumpul yaitu kelompok petani pelaku Padi SRI Organik.

Dalam penguatan produk agar beras SRI organik dapat dikenal dan diterima masyarakat, Vale juga terus-menerus menyosialisasikan manfaat mengkomsumsi beras organik untuk kesehatan serta mendorong promosi melalui event yang dilaksanakan oleh Vale, pemerintah daerah dan beberapa pameran di tingkat regional. Vale juga memfasilitasi penyediaan legalitas produk. Saat ini keseluruhan lahan sudah tersertifikasi Inofice (Lembaga Sertifikasi Pangan Organik). Dari hasil uji laboratorium menunjukkan produk beras SRI organik tidak menyisakan residu kimia, sehingga aman dikonsumsi oleh tubuh.


budidaya-padi-sri.jpg
BERI KOMENTAR
TERKAIT
Copyright © 2022 TAMASYA - Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
All Rights Reserved